Pengertian serta perbedaan teks hasil observasi dan teks deskripsi


Pengertian serta perbedaan teks hasil observasi dan teks deskripsi.
    Teks laporan hasil observasi disebut juga sebagai teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Teks observasi berbeda dengan teks deskripsi, perbedaan ini terletak pada sifatnya yaitu sebagai berikut. Teks observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan. Sedangkan teks deskripsi adalah sebuah paragraf dimana gagasan utamanya disampaikan dengan cara menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada pembaca.
Ciri-ciri teks laporan hasil observasi

  1. Bersifat global dan universal
  2. Menekankan kepada pengelompokan berbagai hal
  3. Berkaitan dengan hubungan berjenjang antara sebuah kelas dan subkelas.

Ciri-ciri teks deskripsi

  1. Bersifat unik dan individual
  2. Menitik beratkan kepada uraian bentuk, ciri, dan keadaan.
  3. Berhubungan dengan keseluruhan dan bagian-bagiannya.
Contoh teks hasil observasi.
Karbon adalah unsur kimia nonmetal yang disimbulkan dengan huruf C. Karbon berada di alam sebagai bentuk karbon murni seperti berlian dan grafit. Karbon terikat secara kimia dalam senyawa alam yang dapat berbentuk kristal murni ( berlian dan grafit ). Karbon umumnya berada dalam senyawa ikatan kimia dengan unsur lain yang juga berbentuk senyawa organik seperti gamping.
Contoh teks deskripsi.
Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter dan panjang 3,3 meter, dan berat sebesar 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan dengan belang atau loreng yang berwarna hitam. Dan gigi taringnya sangat kuat serta tajam untuk mengoya daging buruannya. Kakinya berjumlah empat yang memiliki cakar yang kuat untuk menerkam musuhnya atau mangsanya.
Meringkas teks hasil observasi.

    Ringkasan adalah sebuah penyajian singkat dari suatu karangan aslinya. Perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proposional tetap di pertahankan dalam bentuknya yang singkat.
    Beberapa pegangan yang digunakan untuk membuat ringkasan teks laporan yang baik dan benar adalah sebagai berikut.

  1. Membaca naskah asli keseluruhannya
  2. Mencatat gagasan utama.
  3. Menyusun ringkasan gagasan utama.
  4. Susunlah ringkasan dalam kalimat tunggal.
  5. Hindari kalimat majemuk.
  6. Buang semua keterangan.
  7. Pertahankan susunan gagasan asli.
  8. Ringkaslah kalimat menjadi Frasa dan frasa menjadi kata. 

Menginterpretasi teks laporan hasil observasi.
    Interpretasi dalam kamus besar bahasa indonesia adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap suatu tafsiran. Laporan hasil observasi tidak hanya berbentuk lisan, tetapi juga dapat berbentuk grafik tabel atau diagram.

Menyuntik teks hasil observasi.
    Menyunting berarti akan memperbaiki teks laporan tersebut berdasarkan kaidah-kaidah yang benar. Kaidah yang harus diperbaiki dalam menyunting sebuah teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut.

  1. Sesuai ketentuan umum ejaan bahasa indonesia, meliputi tanda baca,  huruf, diksi dan kalimat efektif.
  2. Teks laporan terbaca
  3. Konsep laporan yang benar
  4. Laporan kronologis
Cara mengonversi teks laporan hasil observasi kedalam bentuk dialog, puisi, dan pantun
  1. Pahami dengan baik isi teks laporan yang akan di konversi.
  2. Pelajari bentuk konversi yang diinginkan.
  3. Pastikan puisi dan pantun yang dibuat tidak menyimpang.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel