Membentuk konsep diri

Pengertian Inner beauty
    Dapat di artikan sebagai instangible power ( kekuatan yang tidak nampak secara fisik ). Inner beauty merupakan energi dari sebuah kecantikan yang akan membuat seseorang terlihat cantuk meskipun secara fisik tidak memenuhi kreteria cantik atau biasa-biasa saja. Energi yang dihasilkan inner beauty seperti energi matahari, memancarkan aura positif dan menciptakan daya tarik alami yang menyebar keseluruh tubuh dan wajah, menumbuhkan kepribadian yang baik dan unik, mengembangkan sikap dan prilaku yang menarik, sehingga menghadirkan rasa nyaman dan tentram setiap orang dekatnya.
    Inner beauty memiliki makna yang dalam dan pemahaman luas, namun kita dapat mengartikan bahwa wanita yang memiliki inner beauty di antaranya adalah wanita yang mempunyai intelegensi dan prestasi yang dapat memberikan manfaat bagi dirinya serta orang lain, memiliki keindahan akhlak dan menjadikan hatinya seluas samudera yang tak akan pernah goyah dengan segala hal yang terjadi pada dirinya walau pedih ia rasakan.
  • Konsep Diri
Konsep diri merupakan penentu sikap individu dalam bertingkah laku, artinya apabila individu cenderung berfikir akan berhasil, maka hal ini merupakan kekuatan atau dorongan yang akan membuat individu menuju kesuksesan. Sebaliknya jika individu berpikir akan gagal, maka hal ini sama saja mempersiapkan kegagalan bagi dirinya. Untuk membentuk konsep diri menjadi lebih baik lagi, maka lebih dulu anda harus mengetahui hal-hal yang mempengaruhi konsep diri beberapa hal yang mempengaruhi konsep dirinya, yaitu:
  • Cita-cita diri
Seringkali terjadi bahwa cita-cita diri anda bukanlah merupakan cita-cita pribadi anda tetapi karena itu sudah terjadi dan anda jalani saat ini, tidaklah mungkin mengubah secara fisik apa yang saat ini sedang terjadi. Misalnya, anda tidak ada cita-cita untuk menjadi seorang dokter, maka akhirnya didalam perjalanan pendidikan anda sudah terarah untuk menjadi dokter, dan menjadi kenyataannya sekarang, insinyur, atau guru atau yang lainnya lagi, jadi jangan terlalu di pikirkan.
  • Citra diri
    Citra diri adalah gambaran siapakah diri kita menurut pendapat kita sendiri mungkin citra diri ini tidak sama dengan kenyataan yang terjadi, tetapi kita meyakininya Citra diri ini bisa membentuk" kepribadian" kita bagaimana kita berlaku, penampilan, mengambil keputusan, termasuk menghargai kondisi tubuh.
    Kepribadian kita dibentuk dari dua komponen yaitu, citra diri dan watak seseorang, inti dari 'kepribadian' ini adalah citra diri itu karena 'watak' kita dipengaruhi oleh citra diri itu sendiri. Kita dapat menilai diri kita tergantung dari beberapa aspek yaitu aspek tubuh dan aspek psikologi.
    Ditinjau dari aspek psikologis, orang yang lahir dari keluarga kaya akan memiliki sifat positif sedangkan orang yang lahir dari keluarga miskin akan memiliki sifat negatif. Watak adalah kualitas perilaku atau reaksi dari setiap persoalan termasuk cara menghadapi dan menyelsaikan persoalan tersebut.
    Citra diri dapat digolongkan pada dua golongan besar yaitu citra diri positif dan citra diri negatif. Citra diri positif akan mempunyai watak atau sikap percaya diri yang sangat tinggi, menghargai diri sendiri, dan dapat menerima diri seperti apa adanya. Disamping itu, orang ini juga memiliki watak yang baik dalam pergaulan sosial, menggembangkan potensi diri seoptimal mungkin. Bagi orang yang bercitra negatif, mempunyai watak atau sikap yang rendah diri, sombong; pemalu, peragu, dan pergaulannya terhambat. 
    Banyak orang yang tidak sadar atas citra diri ini bermanfaat dalam pergaulan sosial sehari-hari karena merupakan kepribadian kita yang sebenarnya. Tetapi ada pula orang tang menilai diri secara berlebihan sehingga kelihatab seperti orang sombong, angkuh, atau merasa pintar padahal sebaliknya. 
  • Harga diri
    Harga diri adalah penilaian individu terhadap kehormatan diri, melalui sikap terhadap dirinya sendiri yang sifatnya implisit dan tidak diverbalisasikan dan menggambarkan sejauh mana individu tersebut menilai dirinya sebagai orang yang memiliki kemampuan keberartian, berharga, dan kompeten. 
    Salah satu komponen konsep diri yaitu harga diri dimana harga diri adalah penilaian individu tentang pencapaian diri dengan menganalisis seberapa jauh berprilaku sesuai dengan ideal diri. Sedangkan harga diri rendah adalah menolak dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan tidak bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. Jika individu sering gagal maka cenderung harga diri rendah. Harga diri rendah jika kehilangan kasih sayang dan penghargaan orang lain. Harga diri diproleh dari diri sendiri dan orang lain, aspek utama adalah diterima dan menerima penghargaan dari orang lain. 
    Gangguan harga diri rendah digambarkan sebagai perasaan negatif terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri, merasa gagal mencapai keinginan mengkritik diri sendiri, penurunan produktivitas, destruktif  yang diarahkan kepada orang lain, perasaan tidak mampu, mudah tersinggung, dan menarik diri secara sosial.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel