Faktor pendorong terjadinya persatuan dan kesatuan di NKRI

    Persatuan dan kesatuan tidak akan terwujud di indonesia apabila tidak ada faktor pendorongnya. Berikut merupakan pendorong terjalinnya persatuan dan kesatuan NKRI.


Apa itu persatuan dan kesatuan? Persatuan adalah perserikatan, ikatan, atau gabungan beberapa bagian yang sudah bersatu. Sedangkan kesatuan adalah perihal satu keesaan atau sifat tunggal. Persatuan dan kesatuan berasal dari kata Yunani yang berarti utuh dan tidak terpecah belah. Apa saja faktor pendorong dan penghambatnya?

Faktor pendorong

1) Faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib dan seperjuangan
Perasaan tersebut telah mampu membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam dalam mencapai kemerdekaan. Kesadaran tersebut haruslah ditumbuhkan dalam kehidupan.

2) Keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928
Faktor ini merupakan bentuk semangat persatuan yang ditumbuhkan oleh jiwa para pemuda pada waktu itu, dan menjadikan modal kuat pemuda dalam melawan penjajah asing. Semangat tersebut ditularkan melalui sumpah pemuda 28 Oktober 1928.

3) Rasa cinta tanah air di kalangan bangsa Indonesia Rasa ini merupakan bentuk sikap rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Sikap para pahlawan yang tidak kenal kompromi dengan penjajah, serta selalu mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.

4) Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara Sikap rela berkorban ini juga merupakan modal penting dalam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Banyak para pahlawan meninggalkan kepentingan pribadinya dan mementingkan kepentingan negara dan bangsa.

5) Proklamasi kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945, Bendera Merah Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, serta Bahasa Kesatuan Bahasa Indonesia Faktor ini tidaklah kalah penting, faktor tersebut sangat berpengaruh dalam menjaga kesatuan dan persatuan. Apabila faktor tersebut tidak ada, kemungkinan akan mengancam keutuhan NKRI.
  • Perasaan senasib
    Perasaan senasib ialah perasaan yang sama dan berhubungan yang tidak membedakan satu sama lain . Bangsa indonesia memiliki sejarah yang panjang berada dalam masa penjajahan ( pemerintah kolonial ) . Kondisi tersebut telah melahirkan rasa memiliki perasaan senasib untuk bebas dari cengkraman penjajahan . Perasaan senasib sepenanggungan terjadi , ketika orang sama sama hidup di alam penjajahan menjadikan mereka bersatu padu bangkit atau berjuang melawan penjajah tanpa memandang latar belakang suku , agama , asal usul etnis , maupun bahasanya
  • Sumpah pemudah
   Pada tanggal 28 Oktokber 1928 . Dilaksanakan sebuah ikrar yang diucapkan oleh para pemudah yang disebut dengan sumpah pemudah . Pernyataan ini menyebutkan dengan satu tekat yaitu satu tanah air , satu bangsa , dan satu bahasa yaitu bahasa indonesia . Pada kongres pemudah II ini , ditetapkan sebagai hari sumpah pemudah yang disebut sebagai pangkat tumpuan cita-cita menuju indonesia merdeka
  • Kebangkita nasional
    Kebangkitan nasional merupakan sebuah masa dimana bangkitnya semangat perjuangan merebutkan kemerdekaan indonesia yang sering disebut dengan kebangkita masional. Pada masa ini dapat dilihat dari bangkitnya semanggat dan rasa perjuangan , persatuan , kesatuan dan nasionalmisme . Pada masa ini juga ditandai dengan kesadaran memperjuangkan kemerdekaan indonesiab. Kebangkita indonesia ditandai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo yang dijadikan sebagai hari kebangkitan nasional tepatnya terjadi pada tanggal 20 mei 1928. Organisasi Budi utomo bersifat sosial , ekonomi dan kebidayaan tetapi bersifat politik
  • Proklamasi
    Menurut asal katanya . Proklamasi berasal dari kata "Proclamation" yang berasal dari bahasa yunani yang memiliki arti sebagai pengumuman kepada seluruh rakyat bagi bangsa indonesia sendiri, Proklamasi memiliki arti sebagai puncak dari revolusi, tongak sejarah serta perjuangan bangsa dalam membebaskan diri dari penjajahan . Ir. Soekarno dan  Moh Hatta adalah toko yang memproklamasikan kemerdekaan bangsa indonesia yang menandakan bahwa bangsa indonesia telah menyatakan kemerdekaannya kepada dunia dan rakyat indonesia sendiri

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel